KD News, permainan memang menjadi salah satu cara untuk edukasi yang mudah dan menyenangkan. Bahkan saking menyenangkannya banyak yang merasa kalau tidak terjadi proses pendidikan. Para pemain terlalu terlena dalam kesenangan dan kebahagian ketika bermain. Ada yang berdiskusi dengan kampoeng dolanan terkait bagaimana cara mengedukasi yang mudah dan dapat terserap oleh peserta didik. Kami jawab salah satunya dengan cara pendekatan permainan.

Diskusi itu dimulai, diawali dengan ilmu yang sedang digelutinya yakni teknologi nuklir. Ia mengungkapkan bahwa ketika menyampaikan teknologi nuklir banyak yang beranggapan jika nuklir itu bom. Bahkan sampaia ada yang mengatakan kalau menggunakan nuklir manusia bisa mandul. Beragam alasan yang berkonotasi negatif selalu diterima olehnya.

Padahal ia menuturkan bahwasannya nuklir mempunyai banyak fungsi dan teknologi nuklir itu juga sering dijumpai di sekeliling kita. Terutama di bidang kesehatan berupa rontgen. Pertanyaannya, apakah ketika kalian di rontgen kalian meledak layaknya bom? atau ketika kalian di rontgen akan mandul? kan jelas tidak. Ketidaktahuan masyarakat tentang fungsi nuklir menjadi penghambat bagi ilmuan nuklir untuk menyampaikannya.

Setelah berdiskusi, muncullah sebuah ide untuk menciptakan sebuah permainan. Permainan edukasi berupa quartet dimana permainan ini menyamakan berdasar kelompok-kelompoknya. Biasanya satu seri terdiri dari 4 kartu berdasarkan penjelasannya masing-masing. Misalkan dalam kelompok fungsi nuklir terdapat industri, kesehatan, teknologi pangan, pertanian & perkebunan.

Atau informasi yang lain berupa banyaknya BATAN di Indonesia atau juga kampus di Indonesia yang mempelajari nuklir ada dimana saja. Serta hal-hal lain yang merupakan materi dari pendidikan nuklir. Ini adalah produk penelitian dari Kelereng Research Study dan Kampoeng Dolanan sebagai konsultan permainannya.

Kelereng Research Study (KRS) merupakan lembaga riset dan penelitian yang dibentuk kampoeng dolanan untuk mengumpulkan riset-riset atau membuat dan bahkan menjadi mitra riset yang bisa dikorelasikan dengan permainan tradisional. Siapapun bisa bekerjasama dengan KRS. Kamu semua bisa mengikutinya di instagram dengan akun yang bernama @kelerengresearch.id . (sam)