www.kampoengdolanan.or.id, sebuah budaya dan tradisi akan tetap lestari jika masyarakatnya mempertahankan, menjaga dan mengenalkan tradisi tersebut. Persis seperti slogannya kampoeng dolanan yaitu kenalkan – mainkan – lestarikan. Bertepatan dengan momen idul fitri yang telah dilaksanakan seminggu lalu. Bagi warga Indonesia, selalu diiringi dengan hari raya ketupat. Perayaan ini konon dimulai sejak zaman Sunan Kalijaga dimana maksudnya ketupat atau kupat adalah Ngaku Lepat (mengakui kesalahan).

Sudah banyak pula yang mengulas tentang sejarah lahirnya hari raya kupat yang pada intinya tradisi hari raya kupat sudah melestari ke seluruh pelosok negeri. Pada hari raya kupat ini juga biasanya terjadi momen-momen kebersamaan di keluarga dimana biasanya orang tua mengajarkan bagaimana cara membuat ketupat.

Hari raya ketupat memang tetap diadakan oleh masyarakat, namun kondisinya telah berbeda dimana masyarakat dimanjakan dengan ketupat yang sudah jadi. Sehingga masyarakat pun bisa langsung beli sajaa tanpa membuat. Tak ada lagi keharmonisan dalam rumah tangga antara orang tua dengan anak dalam membuat ketupat. Padahal, membuat ketupat bersama anak menjadi sesuatu yang dinantikan oleh anak.

Atas alasan itulah, Trip for Education (TFE) dan Kampoeng Dolanan mengadakan kegiatan Workshop Bikin Ketupat. Mulanya, hanya untuk anak-anak saja tapi antusiasme dari masyarakat untuk ikut kegiatan ini sangat tinggi. Ada sekitar 20-30an yang ikut serta dalam membuat ketupat. Saat kegiatan berlangsung, tokoh masyarakat juga ikut nimbrung dan ikut mengajari para peserta. Kegiatan ini dilakukan secara gratis, jadi siapa yang mau ikut bisa langsung datang. Bahkan, antusiasmenya juga datang dari kecamatan yang lain.

“Besar harapan kami, acara ini bisa menjadi kegiatan rutin dan akan kembali pada pendidikan berbasis keluarga dimana nantinya orang tua yang akan mengajari anaknya membuat ketupat”, ungkap pungki, kolaborator kampoeng dolanand ari Trip for Education. Jadi memang ada pendidikan berbasis keluarga saat kita membuat. Maka, yuk mulai lestarikan membuat ketupat agar kita mampu merawat tradisi dan mampu menambah keharmonisan keluarga ketika membuat ketupat. (cm/kd)