Venda (kerudung abu-abu) dan temannya mendampingi anak-anak kedung asem bermain cublek-cublek suweng

KD News, Bulan suci ramadhan sebuah bulan yang diagung-agungkan oleh semua umat muslim. Semua menyambutnya dengan suka cita, kebahagiaan dalam menyambut bulan suci ramadhan terpancar betul dari muka-muka umat muslim yang ada di bumi. Lantas, bagaimana sikap kampoeng dolanan menyambut ramadhan?

Program disusun untuk menyambut ramadhan, program tersebut bernama Marhaban Yaa Dolanan. Beragam acara dalam rangka Marhaban Yaa Dolanan, mulai dari Kampoeng Dolanan Roadshow, Kelas Dolanan, Workshop Dolanan, menumbuhkembangkan the dakon’s catering melalui takjil dan catering dan aktivitas-aktivitas lainnya.

Mengawali ramadhan dengan Marhaban Yaa Dolanan dilaksanakan pada hari selasa (7/5) yang berlokasi di Kedung Asem Gang 10 No. 2. Sebuah rumah dari mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bernama Venda Kusuma Apsari. Hal ini dilakukan saat Venda mendapatkan tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan topik Wawasan Kebangsaan.

Venda (dua dari kiri) dan kelompok tugas PKn bersama kampoeng dolanan dan anak-anak kedung asem

Marhaban Yaa Dolanan yang dilaksanakan di rumah Venda ini diisi dengan cara mengenalkan pemrainan tradisional yang dimulai dari Cublek-cublek Suweng, dakon, bekel, egrang tali bambu, egrang bamboo, lompat tali, cutikan dan lain-lain. “Saya ingin mengenalkan permainan tradisional ke anak-anak di kampung saya” kata venda.

Hal ini dilakukannya sebagai salah satu bentuk implementasi dari tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) perihal wawasan kebangsaan. “Ini adalah implementasi dari materi kuliah wawasan kebangsaan. Wawasan kebangsaan kan banyak, salah satunya tentang permainan tradisional” tutup Venda.